hai fajar„
akhirnya kita bertemu lagi..
lama rasanya sudah aku merindumu..
wangi-wangian segar yang selalu kau bawa..
menyadarkanku bahwa hari yang baru telah tiba..
aku selalu mencinta fajar
sejuknya fajar tak akan terganti meskipun harus bersaing dengan kesegaran setelah hujan
tetes-tetes jernih sang embun itu mengartikan murni dan suci
memang tak ada bau tanah
namun udara dan suasana yang kau bawa membangkitkan rasa terlahir kembali
cahaya-cahaya mulai merekah di sudut-sudut timur
sedikit demi sedikit menggeser keperkasaan malam yang sukses menenggelamkan manusia dalam gulita
nun jauh di sana
kokok unggas bersahut-sahutan
mengingatkanku arti kata jangan menyerah untuk lebih menghargai kehidupan
mengawali partikel-partikel terkecil dari sebuah hari dengan senyum dan harapan
bagaimana aku bisa lelah dengan kenyataan
sementara kokok-kokok di sana tetap setia memanggil waktu yang baru
dan penjaja pasar mulai bergerilya membawa hasil kesegaran bumi yang banyak ditunggu
merekalah pejuang yang selalu berhasil menandakan hari yang baru akan selalu hadir
merekalah yang menyadarkan harapan manusia tidak akan begitu saja berakhir
ah fajar, sungguh kau lebih indah dari senja
rasamu, semangatmu, dan bagaimana kau seakan menerangi gelap malam dengan tiba-tiba
jiwa-jiwa yang baru, bangkit
masalah-masalah yang lalu seakan tak ingin lagi diungkit
pencerahan yang kau bawa seakan menyembuhkan semua sakit
fajar, betapa aku mencintamu..
kau selalu tak pernah lupa mengingatkanku..
‘a new day has come, Andina’
ah fajar,
seandainya aku lebih sering bertemu denganmu
dan meresapi indah hadirmu..
kau yang membuyarkan malam dengan indah
kau yang menepis kabut dengan halus
kau yang mengawali sebuah kehidupan
kau yang memberi warna berbeda dalam setiap hari yang Dia cipta
fajar,
rasa syukurku selalu lebih lepas ketika melihatmu
terima kasih fajar,
hari ini kau menyapaku.. dan biarkan aku tetap merindumu..
sampai kita bertemu lagi nanti,
dengan semangat kebaikan yang menanti untuk dibagikan..
selamat pagi, fajar :)
j/a